KITAB
SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja
Katolik | |
|
74. St. Martinus I (649-655)
Martinus adalah kelahiran Todi, Umbria, warga Italia. Terpilih sebagai paus pada 5 Juli 649. Ia menghukum para uskup Timur yang memperoleh perlindungan dari kaisar Byzantium. Dengan segera ia melibatkan dirinya dengan persoalan serius perihal bidah Monotelitisme yang memecah belah Gereja. Dia mengundang konsili di Lateran yang dihadiri oleh sekitar 100 uskup untuk mengutuk bidah Monotelitisme (Oktober 649) dan memutuskan untuk menghukum Sergius, Petrus dan Pyrhus, Patriark Konstantinopel serta bidah Monotelitisme dari Heraklius dan Edik Typos tang dikeluarkan oelh Konstantianus. Itulah pemicu dimulainya persoalan bagi Martinus. Kaisar Konstantianus tersinggung dan lalu mengutus Gubernur Olimpus ke Roma dan menangkap Martinus yang sedang terbaring sakit di Istana Lateran (653) dan dibawa ke Konstantinopel. Ia diadili secara bengis dan dihina namun tidak menyerah. Ia mempertahankan iman yang benar meski diperlakukan secara brutal dan divonis hukuman mati. Ia diampuni lalu dibuang ke Chersonese di Crimea (pantai utara LAut Hitam di Ukraina) sesudah diturunkan dari takhtanya. Ia wafat di pembuangan pada 16 September 655. Martinus sungguh diterima sebagai martir baik oleh Gereja Timur maupun Barat. Pada awalnya dia dimakamkan di Konstantinopel kemudian dipindahkan ke gereja St. Martinus di Roma.
|